Cara Mengajar Anak Bahasa Inggris di Rumah Bagi Ortu yang Tidak Fasih

tim fluentkidz

Mengajar bahasa inggris dirumah untuk orang tua yang tidak fasih

 

Sebagai orang tua, kita selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak anak kita. Kita ingin melihat mereka berkembang dengan baik, mendapatkan nilai yang bagus, dan mendapatkan banyak prestasi, terutama di bidang bahasa inggris. Terkadang pasti ada rasa ingin membantu si buah hati agar mereka bisa lebih cepat paham bahasa inggris, namun mom and dad mungkin merasa bahwa kemampuan bahasa Inggris mom and dad kurang fasih.

Jangan khawatir, di artikel ini, kita akan bahas bagaimana mom and dad bisa membantu si kecil belajar bahasa Inggris, seperti

  • Menggunakan Audio Book
  • Menggunakan Label Bahasa Inggris di Benda Benda Rumah
  • Bermain Peran
  • Menggunakan Kartu Instruksi

Kita simak yuk!

Gunakan Audio Book

Audio book adalah salah satu cara paling ampuh untuk membantu anak kita belajar bahasa. Di umur belia, anak paling mudah menyerap ilmu melalui pendengaran mereka, dan audio book adalah solusi terbaik untuk kriteria tersebut. Ditambah lagi, kita sebagai orang tua tidak perlu terlalu fasih dalam bahasa Inggris untuk mengajarkan, dikarenakan tujuan dari menggunakan audio book adalah untuk membiasakan anak kita mendengarkan bahasa Inggris, jadi kita tidak perlu mengartikan secara langsung kalimat kalimat yang ada di audio book nya.

Beberapa tips yang bisa dipertimbangkan saat menggunakan audio book;

  • Pilih audiobook yang tidak terlalu panjang (2-5 menit)
  • Putar audiobook di waktu waktu tertentu (Sebelum tidur, setelah makan)
  • Berikan pertanyaan pertanyaan mudah setelah selesai (siapa nama tokoh, apa cerita dari buku tersebut)

Tujuan dari penggunaan audiobook adalah membiasakan anak mendengar bahasa Inggris, dan bisa mengerti pola pengucapan, kosakata, dan cara pengucapan. Oleh karena itu, diutamakan untuk menggunakan audiobook secara konsisten dibandingkan memilih audiobook yang terlalu panjang durasinya, agar anak tidak bosan mendengar.

Pasang Label Bahasa Inggris di Benda Benda Rumah

Metode ini adalah salah satu metode yang paling ampuh untuk membangun kosakata anak. Yang orang tua hanya harus lakukan adalah membuat label benda benda yang ada dirumah dengan menggunakan bahasa Inggris, contohnya;

  • Door – Pintu
  • Window – Jendela
  • Table – Meja

Dikarenakan anak kita sudah pasti akan berinteraksi dengan benda benda tersebut, otak mereka akan otomatis mengingat arti dari kata benda tersebut. Ditambah lagi, jika ingin lebih ampuh,  kita hanya harus membuat interaksi ringan dengan anak kita agar mereka bisa ingat secara fungsional arti dari label label tersebut, contohnya

  • This is a chair. Sit on the chair.
  • This is a window. Look at the window.
  • This is a table. Eat at the table.

Dengan beberapa kalimat pendek, anak kita akan membentuk sebuah ingatan fungsi fungsi dari kata kata tersebut, sehingga secara tidak sadar mereka menghubungkan label label bahasa Inggris tersebut dengan fungsi nyatanya. Tanpa mereka sadar, mereka akan pelan pelan membangun simpanan kosakata mereka.

Bermain Peran Sederhana/Roleplay

Metode role play atau bermain peran adalah salah satu cara yang baik untuk membuat anak terbiasa untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Terkadang anak akan merasa bosan jika metode belajar berbicara mereka hanya sekedar menghafal, lalu mengucapkan ulang. Dengan bermain peran, kita menciptakan lingkungan yang dinamis dan tidak terlalu serius, sehingga bagi mereka, terkesan seperti sedang bermain.

Beberapa skenario yang bisa mom and dad lakukan adalah;

  • Berbelanja di toko
  • Memesan makanan di restoran
  • Meminta bantuan kepada polisi

Berikan dialog dialog pendek dan mudah agar anak kita bisa menjawab dengan nyaman, dan pastikan mom and dad berganti peran jika dialog sudah selesai, seperti;

  • Hello. I want to buy milk.
  • Okay, here you go. 
  • Thank you. Here is the money.
  • You’re welcome!

Jika memungkinkan, simulasikan juga skenario dan dialog yang mom and dad lakukan, misal untuk dialog belanja ke toko, berikan uang kepada anak anda agar dia bisa belajar cara membayarkan barang belanjaan di toko. Ini akan membuat anak menyimpan skenario tersebut di kepalanya dan membuat dia ingat kembali di kedepannya saat dihadapi situasi yang sama.  Tujuan dari role play ini adalah agar anak kita terbiasa berbicara, dan juga menghilangkan rasa takut salah yang ada di diri mereka, sehingga mereka bisa jadi lebih percaya diri dengan diri mereka sendiri.

Gunakan Kartu Instruksi Visual 

Selain dari belajar audio, salah satu metode terbaik untuk mengajarkan anak adalah melalui media visual. Pada usia dini, anak akan cepat memahami materi jika dipersembahkan dengan metode visual, dalam kasus ini merupakan kartu instruksi visual. Dengan penggunaan kartu instruksi visual, anak kita akan mengerti perintah perintah sederhana yang mudah untuk dilakukan. Orang tua hanya harus membuat kartu visual tersebut yang meliputi sebuah gambar dan kalimat pendek, seperti;

  • Jump (sertakan gambar anak sedang melompat)
  • Sit down ( gambar seorang sedang duduk)
  • Clap your hand (gambar seorang sedang bertepuk tangan)
  • (dan seterusnya)

Setelah kita memiliki kartu kartu penanda visual, kita bisa mengajak anak kita untuk ‘bermain’ dengan mengacak kartu kartu yang kita punya lalu meminta anak kita menirukan instruksi sesuai dengan gambar yang terpilih. Permainan ini akan melatih kosakata sang anak dan juga pendengaran mereka, sembari menghindari rasa bosan sang anak untuk belajar.

Fasih itu tidak wajib

Mengajarkan bahasa Inggris tidak harus fasih. Mom and dad bisa memanfaatkan fasilitas yang ada dirumah tanpa harus mahir menggunakan bahasa Inggris. Dengan melakukan secara rutin, dan konsisten, mom and dad akan melihat perkembangan dalam kemampuan bahasa Inggris di anak dengan cepat.

Namun jika mom and dad merasa bahwa yang diajarkan kurang efektif, mungkin bisa mempertimbangkan untuk mendaftarkan si kecil ke tempat les bahasa inggris anak. Sebelum mendaftarkan, mom and dad bisa cek artikel kita yang ini ya, untuk bisa membandingkan mana yang lebih efektif antara belajar mandiri dan di tempat les;  Les Bahasa Inggris vs Belajar Sendiri: Mana yang Lebih Cepat Percaya Diri?

Scroll to Top